Terdapat perbedaan signifikan antara serat Lyocell dan serat viscose dalam beberapa aspek.
Pertama, dari segi bahan baku dan sumbernya, Serat Lyocell adalah serat selulosa buatan yang terbuat dari serat tumbuhan alami, yang dianggap sebagai produk paling berharga dalam sejarah serat buatan dalam setengah abad terakhir. Di sisi lain, serat viscose adalah jenis serat buatan, terutama terbuat dari pulp kimia, termasuk pulp kapas dan pulp kayu, melalui reaksi kimia untuk meregenerasi selulosa alami.
Kedua, mengenai proses produksi dan ramah lingkungan, produksi serat Lyocell tidak melibatkan reaksi kimia, dan pelarut yang digunakan tidak beracun dengan tingkat pemulihan hingga 99.7%. Hal ini menjadikannya hemat energi, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Sebaliknya, produksi serat viscose melepaskan gas berbahaya seperti karbon disulfida dan hidrogen sulfida, menyebabkan pencemaran terhadap lingkungan. Karena itu, itu secara bertahap telah dihapuskan di negara-negara maju.
Akhirnya, dalam hal karakteristik serat dan aplikasinya, Serat Lyocell menggabungkan sifat-sifat unggul dari serat alami dan serat sintetis. Ini memiliki kekuatan kering dan basah yang tinggi, sifat fibrilasi yang unik, dan kemampuan berputar yang baik. Pakaian berbahan serat Lyocell tidak hanya memiliki kilau alami, terasa halus, dan kekuatan tinggi, tetapi juga menunjukkan permeabilitas kelembaban dan sirkulasi udara yang sangat baik. Di sisi lain, serat viscose dikenal karena daya serap kelembapannya yang baik, kemudahan pewarnaan, dan ketahanan terhadap listrik statis, membuatnya banyak digunakan dalam berbagai aplikasi tekstil dan pakaian.
Singkatnya, ada perbedaan yang jelas antara serat Lyocell dan serat viscose dalam hal bahan bakunya, proses produksi, keramahan lingkungan, karakteristik serat, dan aplikasi. Saat memilih bahan serat, penting untuk mempertimbangkan kebutuhan dan skenario spesifik.

